Mari Kita Menuju Shalat
Oktober 19, 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
Wahai orang2 yang beriman, mintalah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang2 yang sabar
(QS: Al-Baqarah: 153)
Jika Rasulullah ditimpa sebuah ketakutan, maka dia akan segera melakukan shalat. Pernah dia berkata pada bilal. “Wahai Bilal, tentramkan hati kita dengan shalat! Pada kali yang lain beliau bersabda, “Ketenanganku ada pada shalat”.
<a
Jika hati terasa menyesak, masalah yang dihadapi terasa sengat rumit, dan tipu muslihat sangat banyak, maka bersegeralah melakukan shalat.
Jika hari2 menjadi gelap gulita, malam2 mencekam dan kawan2 berpaling, maka lakukanlah shalat.
Dalam berbagai urusan yang sangat penting Rasulullah selalu melapangkan hatinya dengan melakukan shalat. Diriwayatkan dari Al-Hafizh Ibn Hajar, bahwa suatu hari dia pergi ke sebuah benteng Mesir, ditiengah jalan, dia dikepung oleh segerombolan pencuri, seketika itu juga ia berdiri untuk melakukan shalat. Dan Allahpun memberikan jalan keluar kepadanya.
Dan perintahkan kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. (QS: Thaha: 132)
Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan2 keji dan mungkar (QS: Al-Ankabut: 45)
Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang2 yang beriman (QS: An-Nisa: 103)
Diantara hal2 yang mampu menciptakan kelapangan didalam dada dan menghilangkan keresahan dan kesuntukan adalah dengan mengucapkan shalawat kepada Rasulullah.
Wahai orang2 yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan keadanya (QS: Al-Ahzab: 56)









